Jakarta (KABARIN) - Hasil survei terbaru dari Sukarelawan Indonesia Pembela Alam atau Rimba menunjukkan kepedulian Generasi Z terhadap lingkungan berada di level yang cukup tinggi. Sebanyak 84,8 persen responden Gen Z menilai pelestarian alam dan budaya sebagai bagian penting dari kepentingan nasional.
Ketua Umum Rimba Eko Wiwid menjelaskan survei berjudul Pengaruh Diseminasi Budaya melalui Media Sosial terhadap Partisipasi Generasi Z dalam Upaya Pelestarian Alam sebagai Bentuk Bela Negara Non Militer itu memperlihatkan perubahan pola pikir anak muda. Bagi Gen Z yang lahir antara 1997 hingga 2012, menjaga alam bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban.
“Dari perspektif Gen Z ini, saya rasa para pengambil kebijakan harus dapat memprioritaskan upaya perlindungan alam dan budaya sebagai dasar kebijakannya ke depan. Mulai dari kebijakan di sektor politik, hukum, ekonomi, hingga teknologi dan pertahanan negara,” kata Eko di Jakarta, Kamis.
Tak hanya soal pandangan, survei ini juga mencatat sikap tanggung jawab Gen Z terhadap lingkungan. Sebanyak 84,1 persen responden percaya bahwa perlindungan alam yang dikaitkan dengan nilai budaya merupakan hal yang patut dibanggakan karena dapat menekan dampak kerusakan lingkungan yang berisiko melemahkan sebuah bangsa.
Partisipasi langsung juga cukup tinggi. Sekitar 79,3 persen responden mengaku pernah terlibat dalam kegiatan pelestarian alam dan budaya. Keterlibatan ini dilakukan baik secara langsung di lingkungan sekitar maupun melalui aktivitas kampanye di ruang digital.
“Mereka mengaku sering terlibat jika di lingkungan rumahnya seperti kerja bakti, hingga kampanye pelestarian lingkungan lainnya di media sosial. Mungkin ini juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi yang saat ini memungkinkan para Gen Z untuk berekspresi,” katanya.
Survei Rimba ini melibatkan 434 responden Gen Z yang berasal dari delapan kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Yogyakarta, Makassar, dan Bali. Pengumpulan data dilakukan pada 12 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 dengan metode stratified purposive sampling untuk menjaga keseimbangan dan validitas data.
Eko menilai hasil survei tersebut menegaskan bahwa Gen Z tidak lagi melihat pelestarian alam sebagai isu sempit. Bagi mereka, menjaga lingkungan sudah menjadi bagian dari strategi ketahanan nasional sekaligus bentuk bela negara nonmiliter.
“Semoga saja dengan adanya hasil survei bisa memberi gambaran atau potret awal tentang preferensi anak muda Indonesia, khususnya Gen Z di dalam upaya perlindungan dan budaya kepada pengambil kebijakan di tengah fenomena Bonus Demografi dalam mencapai Visi Indonesia Emas 2045,” kata dia.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026